bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar

Bagaimana Cara Menyedekapkan Tangan Jenazah yang Benar Menurut Islam!

Diposting pada

Jogjabay.id – Bagi umat Islam, khususnya laki-laki, mengetahui bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar adalah perkara yang sangat penting. Karena, mengurus jenazah adalah sebuah kewajiban (Fardhu Kifayah) bagi umat Islam, jika ada seseorang meninggal dunia di wilayahnya. Jika sampai tidak ada yang mengurus, maka umat Islam yang berada di kawasan tersebut akan berdosa besar.

Mengetahui bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar juga sangat penting bagi seorang anak. Jika orang tuanya meninggal, maka anak yang saleh bisa melakukan fardhu kifayah sendiri terhadap orang tuanya.

Lalu, bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar menurut Islam? Di artikel ini saya akan membagikan panduannya secara lengkap langkah demi langkah. Jadi, jangan lewatkan tulisan ini. Baca sampai habis.

Hukum Menyedekapkan Tangan Mayat Menurut al Quran dan Hadits

bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar 1
bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar

Sebelum membahas soal bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar menurut Islam, terlebih dahulu kita bahas tentang hukum menyedekapkan tangan mayat menurut al Quran dan hadits

Tidak Ada Rujukan Spesifik

Terdapat beberapa ayat dalam Al-Quran dan hadis yang memberikan petunjuk mengenai perlakuan terhadap jenazah, namun secara khusus tidak ada rujukan yang spesifik mengenai penyedekapan tangan mayat. Oleh karena itu, tidak ada hukum yang secara eksplisit mengatur tindakan penyedekapan tangan mayat dalam Islam.

Namun, terdapat prinsip-prinsip umum dalam Islam yang dapat digunakan sebagai pedoman terkait perlakuan terhadap jenazah. Dalam ajaran Islam, jenazah harus diperlakukan dengan hormat dan rasa kasih sayang, sesuai dengan prinsip-prinsip etika dan nilai-nilai agama.

Beberapa ayat dalam Al-Quran dan hadis yang berkaitan dengan perlakuan terhadap jenazah antara lain:

  • “Sesungguhnya Kami menciptakan manusia dari tanah (Adam), kemudian Kami jadikan dia sebagai setitik mani (berasal) dari air yang disimpan. Kemudian Kami jadikan dia dalam rahim ibunya sebagai segumpal darah, kemudian Kami jadikan dia segumpal daging yang lengkap bentuknya, kemudian Kami jadikan dia seorang manusia yang sempurna. Maka Mahasuci Allah, Pencipta yang Paling Baik.” (Al-Mu’minun: 12-14)
  • Rasulullah Muhammad ﷺ bersabda, “Sesungguhnya meninggalnya seseorang adalah kebaikan bagi kamu sekalian, karena dengan meninggalnya seseorang itu, maka orang yang hidup menjadi teringat akan matinya, maka waspadalah kamu sekalian dan berbuat baiklah.” (HR. Al-Bukhari)

Dari dua contoh di atas, terlihat bahwa Islam mengajarkan untuk menghormati kehidupan dan kematian manusia. Oleh karena itu, sebagai umat Muslim, penting bagi kita untuk memperlakukan jenazah dengan penuh rasa hormat, kepatuhan terhadap tata cara pemakaman yang ditetapkan dalam Islam, dan menghindari perlakuan yang tidak pantas atau merendahkan martabat jenazah.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi yang lebih rinci atau jika ada pertanyaan spesifik tentang konteks hukum Islam terkait perlakuan terhadap jenazah, disarankan untuk berkonsultasi dengan ulama yang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang agama Islam.

Baca juga:  Pelajari 9 Cara Bobol Wifi dengan Kode ##4636## di Xiaomi!

Posisi Tangan Orang Meninggal Menurut Islam

bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar 2
bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar

Dalam Islam, tidak ada ketentuan yang spesifik mengenai posisi tangan orang yang meninggal. Oleh karena itu, tidak ada aturan yang mengharuskan atau membatasi posisi tangan mayat dalam Islam.

Namun, dalam praktik pemakaman jenazah Muslim, tangan sering kali diletakkan di sepanjang tubuh dengan posisi yang alami dan tenang. Ini dapat mencakup meletakkan tangan di sepanjang sisi tubuh, dengan telapak tangan menghadap ke atas atau menghadap ke arah wajah.

Hal ini didasarkan pada prinsip menghormati jenazah dan memberikan kesan ketenangan pada penampilan jenazah. Tujuannya adalah untuk memperlakukan jenazah dengan rasa hormat dan menghargai kehidupan yang telah berakhir.

Namun, penting untuk diingat bahwa tata cara pemakaman dan perlakuan terhadap jenazah dapat bervariasi berdasarkan budaya dan tradisi yang ada di masyarakat Muslim di berbagai wilayah. Adapun praktik khusus terkait posisi tangan jenazah, hal tersebut tidak ditemukan dalam ajaran Islam secara eksplisit.

Tata Cara Perawatan Jenazah Menurut Islam

Sebelum masuk ke materi bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar, saya akan mengulas secara umum, tata cara perawatan jenazah dalam Islam. Secara umum pengurusan jenazah di dalam agama Islam dikenal sebagai “taharah” atau “pengurusan mayat”. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Memperoleh izin: Sebelum memulai proses perawatan, penting untuk mendapatkan izin dari pihak keluarga atau wali jenazah.
  1. Persiapan tempat: Tempat di mana perawatan akan dilakukan harus bersih dan disiapkan dengan baik. Hal ini meliputi membersihkan dan menyiapkan meja atau alas yang nyaman untuk menempatkan jenazah.
  1. Wudhu: Sebelum memulai proses perawatan, para pelaku perawatan harus melakukan wudhu (ablusi) sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan dalam Islam.
  1. Pakaian: Jenazah harus dikafani dengan kain kafan yang sederhana. Biasanya terdiri dari tiga atau lebih lembar kain putih yang tidak dijahit dan meliputi seluruh tubuh jenazah secara layak.
  1. Membersihkan jenazah (ghusl): Jenazah harus dibersihkan dengan hati-hati dalam proses yang disebut “ghusl”. Biasanya, tiga kali tumpah air bersih digunakan untuk membersihkan seluruh tubuh jenazah. Jenazah perempuan ditangani oleh perempuan, sementara jenazah laki-laki ditangani oleh laki-laki. Ada prosedur khusus untuk memastikan bahwa semua bagian tubuh telah dibersihkan dengan baik.
  1. Penggunaan wewangian: Setelah proses ghusl, tubuh jenazah dapat diberi wewangian atau minyak wangi yang halal, seperti misalnya kasturi atau minyak wangi non-alkohol.
  1. Mengkafani jenazah: Setelah jenazah dibersihkan, selanjutnya dilakukan pengkafanan. Jenazah dikafani dengan menggunakan kain kafan yang telah disiapkan sebelumnya.
  1. Shalat jenazah: Setelah jenazah dikafani, biasanya dilakukan shalat jenazah sebagai bentuk doa dan penghormatan terakhir kepada jenazah. Shalat jenazah dapat dilakukan oleh keluarga dan orang-orang yang hadir.
  1. Pemakaman: Jenazah kemudian dibawa ke tempat pemakaman dan dikuburkan sesuai dengan tradisi dan tata cara yang berlaku dalam masyarakat Muslim. Pemakaman dilakukan secepatnya, idealnya dalam waktu 24 jam setelah kematian.
Baca juga:  Cara Pinjam Uang di Aplikasi Dana Sampai Disetujui Terbaru

Jadi, seperti itulah lebih kurang, cara mengurus jenazah secara umum dalam Islam. Sekarang kita masuk ke materi utama tulisan ini yakni bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar.

Bagaimana Cara Menyedekapkan Tangan Jenazah yang Benar Menurut Islam?

Menyedekapkan tangan jenazah merupakan salah satu bagian dari tata cara pemakaman Muslim yang dikenal sebagai “tahnik”. Tahnik adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan tindakan yang dilakukan saat menutup mulut dan lubang tubuh lainnya pada jenazah. Melalui tahnik, jenazah diharapkan dapat terlindungi dan menjalani perjalanan menuju akhirat dengan tenang.

Lalu bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar dalam ajaran Islam? Ikuti langkah-langkah berikut!

  1. Persiapan: Pastikan Anda memiliki sarung tangan steril atau kain bersih untuk melindungi diri sendiri dari kemungkinan penularan penyakit. Juga, pastikan jenazah telah dibersihkan dengan mandi kafan sesuai dengan syariat Islam sebelum memulai proses penyedekapan.
  1. Niat dan Basmalah: Sebelum memulai penyedekapan, niatkan dalam hati bahwa Anda melakukan tindakan ini semata-mata karena Allah SWT. Kemudian, ucapkan basmalah (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ) sebelum memulai proses penyedekapan.
  1. Perlakuan tangan jenazah: Peganglah tangan jenazah dengan lembut. Pertama, ambil tangan kanan jenazah dengan tangan kanan Anda sendiri. Letakkan ibu jari jenazah di antara ibu jari dan jari telunjuk tangan Anda. Selanjutnya, bungkus tangan jenazah dengan kain bersih atau sarung tangan steril, mulai dari pangkal jari hingga pergelangan tangan.
  1. Melakukan hal yang sama pada tangan kiri: Setelah menyedekapkan tangan kanan jenazah, lakukanlah hal yang sama pada tangan kirinya. Pegang tangan kiri jenazah dengan tangan kiri Anda sendiri, letakkan ibu jari Anda di antara ibu jari dan jari telunjuk jenazah, dan bungkuslah dengan kain atau sarung tangan.
  1. Selesai: Setelah selesai menyedekapkan kedua tangan jenazah, doakanlah dengan penuh pengharapan dan ikhlas agar jenazah diterima di sisi Allah SWT. Berdoalah untuk pengampunan dan rahmat bagi jenazah tersebut.

Penting untuk diingat bahwa proses penyedekapan tangan jenazah harus dilakukan dengan penuh penghormatan, kelembutan, dan kebersihan. Selain itu, dalam keadaan darurat, seperti pandemi penyakit menular, penting untuk mengikuti arahan dan petunjuk dari otoritas kesehatan setempat mengenai tindakan keamanan yang perlu diambil.

Penutup

Sekarang Anda sudah memahami bagaimana cara menyedekapkan tangan jenazah yang benar menurut Islam. Jangan lewatkan artikel-artikel terbaru kami lainnya di situs ini Akhirul kalam, semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu Anda memahami prosedur penyedekapan tangan jenazah dalam agama Islam. Wassalam.

Gambar Gravatar
Jogjabay.id merupakan official website resmi Jogja Bay Waterpark. Situs ini memberikan informasi & update terbaru seputar wisata di Yogyakarta dan daerah lain di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *